deg-deg an rasanya ...
tanggal 5 september 2015, kami akan melaksanakan ukom (uji kompetensi) kebidanan.
setelah dinyatakan lulus sidang, ternyata masih ada 1 ujian lagi yaitu ukom. setelah lulus ukom bakal bisa buat str untuk registrasi jadi bidan,
ya Allah, mudahkanlah jalan hamba yang selangkah lagi untuk jadi bidan. luluskan lah kami.
usaha yang kita lakukan tidak akan sia-sia, mudahkan lah kami mengerjakan ukom dengan baik dan benar aamiin
Selasa, 01 September 2015
Selasa, 11 Agustus 2015
cooking
Cara membuat brownies :-)
Bahan :
1. 85 gr
tepung terigu
2. 150 gr
gula pasir
3. 35 gr
coklat bubuk
4. 4 butir
telur
5. 120 gr
mentega
6. 70 gr
coklat padat
7. 1 sdt
vanili
8. 1 sdm
ovalet
9. 1 sdt
baking powder
10. 60 ml
susu kental manis
Cara :
1. loyang diberi mentega
2. panaskan mentega dan coklat padat, setelah mencair angkat dan
dinginkan.
3. masukkan 4 butir telur, 150 gr gula pasir, 1 sdm ovalet, 1 sdt vanili,
dikocok hingga berwarna putih.
4. siapkan mangkok, masukkan 1 sdt baking powder, 85 gr tepung terigu, 35
gr coklat bubuk, diaduk hingga rata
5. masukkan adonan no.4 ke dalam adonan nomer 3, di kocok hingga campur. Masukkan
mentega dan coklat yang sudah dipanaskan tadi, aduk sampai rata.
6. kalau sudah, ambil sedikit adonan ke dalam mangkok, tambahkan 60 ml
susu kental manis, aduk rata.
7. masukkan separuh adonan ke dalam loyang, kukus 10 menit dengan api
sedang
8. kalau sudah angkat, masukkan
adonan no. 6 kedalam loyang, kukus lagi
10 menit
9. masukkan sisa adonan dan kukus selama 30 menit.
Jadi deh ... J
Sabtu, 25 Juli 2015
EDISI PIE SUSU
Hai guys...
hari ini aku lagi pengen banget with pie susu. kalian tahu donk pie susu?? iya, jajanan khas bali hehe
sudah pernah nyobanya kan? emmm,,, harganya sih relatif mahal ya karna untuk seukuran imut pie ya walaupun rasanya tidak mengecewakan...namun gak ada salahnya kan kalau kita mencoba berkreasi sendiri untuk membuat pie susu. ya, aku juga lagi berangan-angan untuk buatnya :D
dapet resep dari kakak youtube tentang pie susu semoga enak dan kapan-kapan bisa aku coba :D
Pertama-tama :
siapkan bahan isi pie susu, yang ingredientsnya :
1. 5 butir telur (kuningnya aja)
2. 1 kaleng susu kental manis (warna putih aja)
3. 1/2 air putih dari kaleng susu
4. 5 sdm gula pasir
5. garam secukupnya
siapkan bahan kulit pie susu :
1. 500 gr tepung terigu
2. 250 gr mentega
3. 1 sdm maizena
4. 1 telur (kuningnya aja)
caranya :
1. buat bahan kulitnya dulu dengan mencampur semua bahan, kemudian diulet ya gays. kemudian dibentuk dalam cetakan pie, gak usah tebel2 ya gays.
2. buat bahan isi dengan dimix. setelah itu, masukkan ke dalam kulit pie susu. kemudian dioven.
selamat mencoba ya gays :D
Senin, 30 Juni 2014
Praktik semester IV di RSI Kendal
Praktik
semester IV di RSI Kendal
Kali ini aku akan
menceritakan pengalamanku praktik di RSI kendal. Sebelumnya dulu waktu saya
semseter 1, saya sudah pernah praktik di RSI Kendal hanya saja dulu saya
praktik di ruang Lukman (anak) namun sekarang saya praktik di ruang khadijah
(ruang kebidanan). Di ruang khadijah banyak sekali pengalaman atau pelajaran
yang kudapatkan.
Hari pertama
praktik aku dapat dinas siang. Hari pertama itu rasanya kayak orang ilang.
Bingung mau ngapain. Disana yang jaga ruang khadijah sangat banyak. Ada bu
bidan, mbak magang, kaka mahasiswa perawat dari unissula, kaka coass dari
unimus. Hari pertama praktik rasanya belum ada kesan, bahkan belum ada rasa
semangat. Padahal hari pertama praktik aku ikut ke ruang OK. Sebelumnya kami
paginya setelah penyerahan mahasiswa kami pinjam ke laundry rumah sakit untuk
pinjem baju OK. Soalnya dari kampus kami tidak dibuatin baju ok. Hehe. Jadi
bajunya kayak kami kontrak untuk selama praktik di kendal.
Oh ya OK adalah
ruang tempat operasi atau bedah. Pertama kali aku diajak bu bidan ke ruang OK. Disana saya ganti baju
OK yang sudah kubawa . oh my god, aku bingung make celananya. Gede banget
hehee. Kemudian kami langsung masuk di ruang operasi 2. Aku bingung karena ini
baru pertama kalinya aku masuk ruang OK. Dan ini aku diajak aja tanpa tau di OK
mau liat apa. Ternyata liat kurretase. Wah bisa dibuat askeb. Kurretase 3
pasien . Tapi sayang demi sayang, aku gaktau pasiennya. Karena itu pasien bukan
dari ruang khadijah tapi dari ruang lain. Yahh. Nyeselnya. Tapi kata coass yang
liat juga kurret nya itu pasien di kurret karena abortus. Bisa dibuat askeb
sumpah. Tapi Cuma tak buatnya 1 doank karena aku memang tau nya 1 aja hehe.
Kemudian seiring
berjalan waktu aku sudah nyaman praktik d Kendal. Rasanya sudah betah hehe.
Andai RSI kendal di pekalongan lebih betah lagi hehehe. Di ruang khadijah,
biasanya kalau dinas pagi diajak bantu di poli kandungan. Ya setiap pagi aku
sering yang di poli. Disana aku Cuma nensi, dan nyiapin pasien yang mau di USG.
Seringnya sih pasien bumil. Yang meriksa dokter obsgynnya. Di poli banyak
banget ilmu yang kudapatkan. Karena pas dokter meriksa ibu, dokter nerangin
lewat monitor USG , aku ndengerin dan ikut liat monitor USG nya. Gambar USG
yang bisa aku tau jelas itu keadaan jantung bayi, kalau baik pasti ketap ketip
di monitor USG nya hehehe. Tapi ada juga pasien datang dengan gangguan
reproduksi. Yang aku temui itu dengan kista dan mioma uteri. Banyak pasien yang
mengeluhnya haidnya sangat sakit katanya sakit seperti mau melahirkan. Ya
allah, sakit banget berarti ya.. dan jalan penanganan kista adalah dengan
mengangkatnya. Sedangkan miom di beri obat-obatan.
3 minggu hampir kulalui. Dan praktik terakhir
aku dapat dinas malam. Malesnya berangkat malem. Soalnya udah terakhir, malam,
hujan deras lagi. Untung temanku ada yang mau pulang ke pekalongan jadinya ada
tebengan hehe. Sesampai disana lumayan telat dikit hehe. Tapi dinas terahir ini
cukup ku nikmati soalnya dinas ini aku ada pengalamn baru, nyiapin pasien pre
SC , seperti memasang kateter,dan
scarren. Itu pasien di SC karena PEB dan bayinya IUGR. Setelah SC
selesai aku tensi hasilnya 190 / 100 mmHG . pas hamilnya 200. Wow, tinggi
banget.
Terus di ruang
VK, ada pasien inpartu 4 alamat tidak tidur. Tapi aku seneng karena aku ikut
andil dalam partus ini tapi yang kala 3 nya. Ternyata PTT itu gak mudah ya.
Tapi ya gak susah2 juga hehe. Rasanya pas PTT itu ngeri sekali, takut
talipusatnya putus. Ternyata juga dorso kranial juga nekannya harus yang kuat.
Ya gakpapa namanya juga pengalaman pertama. Hehe
Thanks RSI Kendal
yang sudah memberikan kami pelajaran, kami akan selalu belajar agar selalu
fresh dan jadi bidan yang profesional
amin J
Minggu, 13 April 2014
Konsep Mengenal
Diri
Dalam
kehidupan sehari-hari adakalanya semangat kita naik turun. Dalam kondisi
tertentu kita berada dalam sebuah keadaan di mana semangat kita sedang berkobar
dengan sangat hebatnya. Semangat yang dirasa begitu menggebu-gebu, seakan tidak
akan ada yang bisa menghentikan setiap langkah-langkah kita. Namun pada kondisi
tertentu adakalanya semangat itu turun bahkan menuju titik yang paling rendah.
Bagaimana
supaya hidup kita selalu bersemangat? Merasa selalu berarti dan tidak hampa.
Salah satu caranya adalah dengan mengenal diri kita sendiri. Dengan kata lain,
kita harus memahami siapa sebenarnya diri kita.
Ada
beberapa ungkapan yang akan membuat kita bisa mengenal diri sendiri. Di
antaranya adalah :
a.
Hakikat hidup
kita adalah sendiri
Hakikatnya hidup kita
adalah sendiri. Artinya bahwa apa yang kita pikirkan dalam hati kita, orang
lain tidak akan tahu. Orang-orang terdekat pun tidak akan tahu. Hanya Allah
yang tahu.
Firman Allah :
QS. Maryam ayat 95
Dan setiap orang dari mereka akan
datang kepada Allah sendiri-sendiri pada hari kiamat.
Kita akan datang
menghadap Allah di hari kiamat sendirian. Begitu pula jika kita meninggal. Di
alam kubur kita berada dalam kesendirian.
Hakikat hidup kita yang sendiri ini
haruslah melahirkan kesadaran bahwa hidup kita hanya berharap pada Allah.
Faktanya, bila kita berharap pada manusia acapkali akan membuahkan kekecewaan.
Firman Allah :
QS. Al-Insyiraah ayat 8
Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau
berharap.
b.
Hidup kita
tidak sendiri
Kita selalu memiliki
masalah dalam hidup ini, dilelahkan dan disibukkan dengan berbagai urusan. Kita
juga harus sadar bahwa oranglain niscaya memiliki masalah. Dalam konteks ini,
maka kita tidaklah memiliki keistimewaan. Dengan demikian, dalam kehidupan ini
kita tidaklah sendiri.
Firman Allah :
QS. Ali Imran ayat 140
Jika kamu mendapat luka, maka mereka
pun mendapat luka yang serupa.
Hidup kita yang tak
sendiri harus melahirkan kesadaran bahwa kita bukan orang yang berstatus
“PALING”. Paling pintar, paling kaya, atau paling susah, paling menderita.
Padahal kita tidak perlu begitu. Ingatlah bahwa diatas langit masih ada langit.
Apapun keadaan kita yang jelas kita harus menjadi orang yang bertakwa. Mengapa
demikian? Karena kemuliaan manusia terletak pada ketakwaan, bukan pada kekayaan
dan kepintaran, tidak juga pada kehinaan dan kenistaan, serta bukan pada terletak
pada kesusahan dan penderitaan manusia.
Firman Allah :
QS. Al-Hujurat ayat 13
Sungguh yang paling
mulia dianatara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh
Allah Maha Mengetahui Maha teliti.
Berusahalah senantiasa menjadi orang yang
bertakwa dengan apa yang kita miliki. Insya Allah, kita akan menjadi orang yang
mulia di sisi Allah, dan mahluk-mahluk-Nya.
c. Jangan
menyendiri
Rasulullah SAW. Mengibaratkan bahwa serigala
itu akan menerkam kambing yang terpisah dari kelompiknya. Artinya, manusia yang
banyak dan sering menyendiri cenderung akan mendapatkan godaan setan yang
besar. Dengan demikian, kemungkinan untuk terjerumus pada perbuatan dosa dan
maksiat pun akan semakin besar. Karena itu, kita jangan pernah menyendiri. Kita
harus melahirkan kesadaran bahwa dalam hidup ini harus bersama, berjamaah, dan
bermasyarakat.
Hidup berjamaah dan
bermasyarakat akan membuat hidup kita lebih bernilai daripada hidup sendiri.
Tapi, tentu saja kita harus selektif dalam memilih komunitas. Singkat kata,
dalam menjalani kehidupan ini kita harus bersama dengan orang-orang benar dan
jujur. Jangan bersama dan berjamaah dengan orang-orang yang berbuat jahat.
Firman Allah :
QS. At-taubah ayat 119
Wahai orang-orang beriman bertakwalah
kepada Allah dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar.
Berjamaah,
bermasyarakat, atau hidup bersama merupakan fitrah dan kebutuhan hidup manusia
dalam hidup ini.
d.
Hidup kita
bukan untuk diri kita sendiri
Eksistensi hidup
manusia dirancang agar memiliki manfaat bagi orang lain. Orang tua untuk
anaknya. Guru untuk muridnya. Pedagang untuk pembeli. Pejabat untuk rakyatnya,
dan seterusnya. Konsep hidup kita bukanlah individualisme, akan tetapi harus
mampu melahirkan kesadaran bahwa hidup ini kita harus bermanfaat bagi orang
lain. Maka nilai manusia sangat terletak pada tingkat manfaatnya pada yang
lain.
Rasul bersabda :
Sebaik-baik manusia adalah yang paling
bermanfaat bagi manusia yang lain.
(HR. Addaruqutni)
Karena itu mari kita
berlomba untuk menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain sesuai
dengan kemampuan yang kita miliki. Dengan tenaga, lisan, harta, dan ilmu kita
serta potensi lainnya. Dengan demikian, Insya Allah kita akan menjadi manusia
berpredikat terbaik dihadapan Allah SWT.
e.
Semua akan
kembali pada diri kita sendiri
Walaupun hidup kita
untuk oranglain secara nilai, pahala dan dosanya akan kita tanggung sendiri.
Kita pulalah yang akan menanggung dan merasakan balasannya.
Firman Allah :
QS. Fussilat ayat 46
Barang siapa mengerjakan kebaikan maka
pahalanya untuk dirinya sendiri dan barang siapa berbuat jahat/ dosa maka
dosanya menjadi tanggungan dirinya sendiri. Dan tuhanmu sama sekali tidak
menzalimi hamba-hambanya.
Sejatinya konsep semua perbuatan kita akan
kembali pada diri sendiri. Dengan begitu, kita harus melahirkan kesaaran bahwa
kebaikan yang kita peroleh datang dari Allah. Sebaliknya keburukan yang dialami
seseorang disebabkan oleh dirinya sendiri. Maka kita jangan pernah menyalahkan
orang lain. Tapi, introspeksi dirilah lalu perbaiki diri agar tidak terulang
lagi.
Firman Allah :
QS. An-nisa ayat 79
Kebaikan apapun yang kamu peroleh itu
dari sisi Allah dan keburukan apapun yang menimpamu itu dari dirimu
sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul
kepada manusia. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi.
Bersyukurlah
kita ketika mendapat kebaikan serta bersabar dan perbaikilah diri ketika
memperoleh keburukan. Dengan demikian , kita akan mampu menjadi lakon kehidupan ini sesuai
tuntunan Allah dan rasul-Nya.
Kamis, 20 Maret 2014
PEKALONGAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan akan segera mendata warga yang menjadi target pemberian obat massal pencegahan (POMP) filariasis atau keki gajah. Pendataan warga akan dilakukan oleh Tenaga Pelaksana Eliminasi (TPE) filariasis yang telah disiapkan Dinkes Kota Pekalongan. menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Pengendalian dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes, Tuti Widiyati, para petugas TPE terlebih dahulu akan dilatih sebelum melakukan pendataan warga yang menjadi target program POMP filariasis tersebut.
“Kami akan memberikan pelatihan teknis bagi petugas TPE> setelah itu, petugas TPE akan melakukan pendataan warga yang menjadi target program pemberian obat massal pencegahan filariasis,” terang dia. Pemberian obat massal pencegahan filariasis tahun ini merupakan tahap ketiga yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan untuk memutus rantai penyebaran penyakit tersebut. Rencananya, pencanangan pemberian obat massal pencegahan filariasis akan dipusatkan di kelurahan Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat pada 12 Juni mendatang.
Seluruh Penduduk
Tuti menejelaskan, sasaran POMP filariasis adalah seluruh penduduk Kota Pekalongan, kecuali apabila ada kondisi kesehatan yang memerlukan penundaaan. Penduduk yang ditunda pemberian obat pencegahan filariasis tersebut, lanjut dia, antara lain anak yang berusia kurang dari dua tahun, ibu hamil dan ibu menyusui, penderita penyakit kronis, anak dengan gizi butuk serta penduduk usia lanjut.
Sementara itu, obat yang akan diberikan kepada masyarakat dalam program POMP filariasis, saat ini sudah siap. “Obat sudah ada di instalasi farmasi Kota Pekalongan, tinggal dikemas,” jelas Tuti. Nantinya, obat pencegah filariasis itu akan dikemas ke dalam tiga paket. Yakni paket obat untuk usia 2-5 tahun, 6-14 tahun dan lebih dari 14 tahun. Satu paket obat terdiri atas DEC (diethylcarbamazine), albendazole dan paracetamol. Namun, dosisnya berbeda – beda tergantung usia. (K30-69)
(SUMBER : SUARA MERDEKA, 22-03-2013)
Jakarta, 31 Agustus 2013
Sebanyak 11 dari 20 jenis Neglected Tropical Disease (NTD) terdapat di Indonesia, yaitu Filariasis, Kecacingan, Schistosomiasis, Dengue Haemorrhagic Fever (DHF), Rabies, Frambusia, Lepra, Japanese B. Encephalitis, Cysticercosis, Fasciolopsis, dan Anthrax.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp(K), MARS, DTM&H, DTCE, usaii memimpin Rapat Lintas Sektor mengenai Penanggulangan Filariasis dan Kecacingan di Jakarta (28/8).
Diperlukan komitmen bersama untuk mengeliminasi filariasis dan kecacingan di Indonesia, ujar Prof. Tjandra.
Prof Tjandra menyatakan bahwa penanggulangan filariasis meliputi tiga komponen, yaitu: 1) Mass Drug Administration (MDA) dan Pemberian Obat Massal untuk Pencegahan (POMP); 2) Penanganan kasus dan pencegahan kecacatan; dan 3) Penanggulangan vektor.
Saat ini, terdapat 302 Kabupaten/Kota endemis filariasis di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 32 Kabupaten/Kota telah menyelesaikan MDA-POMP dan 87 Kabupaten/Kota lainnya sedang menjalani MDA-POMP, sementara sisanya belum memulai MDA-POMP, jelas Prof. Tjandra.
Prof. Tjandra menambahkan bahwa WHO telah menyediakan obet untuk filaria, namun masih diperlukan anggaran untuk operasionalnya. Diharapkan pada 2014, sebanyak 50 juta orang dapat terlindungi dengan meminum obat pencegahan filaria.
Sementara itu, angka kecacingan di Indonesia adalah 28%. Kegiatan penanggulangan kecacingan dapat dilakukan dengan: 1) Pemberian vitamin A (untuk Balita); 2) Diintegrasiakn bersama program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS); serta 3) Melibatkan anggota pramuka dalam upaya menyosialisasikan pencegahan kecacingan.
Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui hotline 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.depkes.go.id dan alamat e-mail kontak@depkes.go.id.
Langganan:
Postingan (Atom)