Senin, 19 Agustus 2013

Bagai Pungguk Merindukan Bulan

owl-moon 
 Bagai pungguk merindukan bulan
Arti pepatah ini merindukan sesuatu yang mustahil untuk diraih. Arti dari pungguk sendiri yaitu: Sejenis burung hantu. atau ada yang mengatakan pungguk yaitu: sejenis burung yang suka hinggap di pohon yang tinggi dan bernyanyi pada malam hari, terutama pada bulan purnama. Konon, pada malam terang bulan itu, burung pungguk itu sangat merindukan Putri Bulan. Ia mengalami patah hati karena cintanya tak sampai.
kisah dari pepatah ini adalah sbb, kisah ini diambil dari forum detik.com
Zaman dahulu di bulan terdapat sebuah taman yang amat indah. Di taman itu tumbuh pohon-pohonan hijau yang dihuni oleh berbagai macam burung. Di tengah-tengahnya ada sebuah kolam yang berlumpur. Dari dalam kolam itu menyembul berjenis-jenis bunga teratai. Di sekeliling pagar kolam itu bermekaran bunga-bungaan aneka warna. Keindahannya sungguh menawan setiap gadis dan pemuda yang lewat.
Suatu sore, menjelang matahari tenggelam, seorang gadis cantik berjalan-jalan di taman itu. Nama gadis itu Putri Bulan. Ia diiringi beberapa gadis dayang-dayang antara lain Awan dan Mega. Dari pohon-pohon terdengar nyanyian burung yang bersahut-sahutan, seolah-olah mengiringi perjalanan putri itu. Burung-burung besar sepeti Garuda, Rajawali dan Gandasuli, bertugas mengawasi kalau-kalau ada pemuda iseng yang mengganggu putri itu.
Ada seorang pemuda tampan, namanya Si Pungguk. Ia juga ingin menikmati keindahan taman itu. Dilihatnya Putri Bulan yang cantik itu memetik beberapa kuntum bunga. Ketika mata pemuda itu bertatapan dengan Putri Bulan, seketika pemuda itu jatuh cinta. Demikian pula Putri Bulan. Ia sangat terpesona melihat ketampanan pemuda itu.
Burung Garuda yang sejak tadi mengawasi gerak-gerik pemuda itu, tiba-tiba hinggap di depannya. “Hai, Pungguk!” bentaknya. “Jangan coba-coba mendekati Putri Bulan! Kau rakyat jelata! Ayo pergi jauh!” katanya sambil mengepakkan sayapnya lebar-lebar.
Sebelum pergi Si Pungguk membuang pandang sekali lagi kepada Putri Bulan. Putri Bulan pun membalasnya dengan senyum. Sesungguhnya gadis cantik itu sangat kecewa melihat tindakan Garuda yang tidak santun itu. Apa boleh buat! Pemuda tampan itu harus meninggalkan tempat itu dengan hati yang tergores.
Sebuah bintang yang melihat kejadian itu sangat kasihan kepada Si Pungguk. Bintang itu mendekat. “Kasihan kau Pungguk!” katanya. “Percuma kau mencintai Putri Bulan. Ia gadis bangsawan, sedangkan kau orang kebanyakan. Sebaiknya kau pergi ke puncak gunung. Berdoalah di sana dan lupakanlah segalanya!”
Namun pemuda tampan itu tidak mau menyerah. Ia tidak bisa melupakan pandangan pertama gadis cantik itu. Demikian pula Putri Bulan. Sejak kejadian itu, gadis bangsawan itu sangat rajin pergi ke taman. Ia berpesan kepada Awan dan Mega, agar memberi kesempatan kepada pemuda itu untuk menjumpainya.
“Aku cinta padamu!” demikian kata pemuda itu dalam sebuah kesempatan.
“Aku pun mencintaimu,” jawab Putri Bulan. “Tapi sayang, ayahku telah menjodohkanku dengan pemuda lain. Sekarang cepatlah pergi! Banyak burung yang mencurigai pertemuan kita.”
“Jadi putri bangsawan itu mencintaiku. Aku tidak bertepuk sebelah tangan,” demikian bisik hati Si Pungguk. Sesaat ia merasa senang, tetapi kemudian ia bersedih. Apa maksud kata-kata Putri Bulan yang terakhir itu? Bukankah hal itu berarti sang kekasih akan menjadi milik orang lain? Demikian pertanyaan yang muncul di benaknya.
“Makanya, ikutilah nasihat si Bintang,” kata burung merpati yang hinggap di sebelahnya. “Cintamu sia-sia saja! Janganlah bersedih, lupakanlah semuanya dengan berdoa di puncak gunung!”
Siang-malam Si Pungguk merenung. Tidak mudah menyembuhkan hati yang terluka. Kadang-kadang ia menyesali diri, mengapa ia lahir sebagai orang kebanyakan. Ah, tidak! Ia akan mencoba mengikuti nasihat si Bintang dan si Merpati. Ia pergi ke puncak gunung. Di sana ia merenung dan berdoa selama empat puluh hari.
(S.D.B. Aman, “Folktales from Indonesia”, Jambatan, 8 th. ed.,1999)

Diambil dari : http://sufichan.wordpress.com/2011/02/28/bagai-pungguk-merindukan-bulan/

Rabu, 14 Agustus 2013

Inspirasi



Katakan “TIDAK”

Saat ku baca novel 9 summers 10 autumns, aku terinspirasi dengan kisah yang ada di novel itu. Aku terinspirasi pada Bab 6 Asap jalanan. Di novel pada bab tersebut mengisahkan tentang seorang supir angkot. Ya, aku malah terinspirasi bukan dari tokoh utama  malahan aku lebih terinspirasi oleh sosok yang bernama Pak Ucup. Dia seorang kenek angkot. Teman ayah  dari tokoh cerita utama. Pak ucup dalam hidup sederhananya memiliki prinsip untuk “Bekerja keras, terus belajar, dan kejujuran.” Tiga itulah prinsip yang harus selalu dipegang, karena tiga itulah yang akan mengantarkan kepada kesuksesan.
          Bagi diriku, tiga kata itu begitu berarti bagi diriku. Itu memang prinsip yang seharusnya ada di semua jiwa manusia. Bahwa kita harus selalu jujur, terus belajar, dan berusaha keras. Kata-kata itu mengingatkanku saat aku kalau sedang ada ulangan harian ataupun semester. Sering kali kita belajar tidak maksimal. Masih belajar sedikit saja langsung mengantuk. Kalau tidak alasannya tidak mudeng dengan pelajarannya. Sunguh tidak ada usaha keras. Yang ada malah menggantungkan dengan temannya. Iya, menyontek. Sepertinya sudah menjadi tradisi di semua sekolah. Mereka hanya menginginkan nilai yang wow tanpa perjuangan keras. Akupun terkadang seperti itu. Namun sekarang aku sadar. Apa itu arti perjuangan. Perjuangan sangatlah berarti. Karena perjuangan mengajarkan kita untuk bersabar dan semangat memperjuangkan apa yang kita harapkan. Perjuangan tersebut harus dilakukan dengan usaha keras. Kalau masih menjadi seorang pelajar seperti saya ini, perjuangan kita adalah terus belajar, berusaha keras, dan jujur. Bayangkan ketika hati kita mantap untuk selalu berperilaku jujur. Ketika ulangan kita tidak akan menyontek teman. Kita tidak akan menggantungkan nasib nilai ulangan kita ditangan teman. Namun nasib nilai kita ada di tangan kita. Dengan mantapnya prinsip kejujuran di dalam jiwa kita, maka kita akan menjadi berusaha keras dan terus belajar agar bisa mengerjakan soal ulangan dengan baik. Jika kita tidak belajar dan usaha keras, nilai kita akan jelek. Maka dari itu katakan TIDAK pada menyontek. Katakanlah Dengan pertolongan Allah, aku yakin bisa dengan kemampuanku sendiri.
          Yang terpenting adalah atur jiwa kita agar selalu berperilaku jujur. Kejujuran itu akan mengajarkan kita untuk selalu berusaha dan terus belajar. Dan aku mulai sekarang, mulai mencoba untuk menerapkan tiga hal tadi ke dalam jiwaku. Yaitu kejujuran, berusaha keras, dan terus belajar. Janganlah kita terlalu bangga dengan hasil akhir, melainkan proses yang lebih penting. Karena dari proses itulah kita mengerti arti dari sebuah perjuangan untuk menang dan hikmah dari segala hasil akhir nantinya. Jika kita telah menerapkan tiga hal tadi, namun kita belumlah berhasil maka janganlah berputus asa. Karena Allah tidak menyukai hambaNya yang berputus asa. Janganlah bersedih kawan, karena Allah tiada meninggalkanmu dan Allah selalu bersamamu. Bersyukurlah atas segala yang terjadi pada diri kita, sesungguhnya nikmat Allah kepda kita amatlah banyak.
          Semoga cerita ini bisa menjadikan spirit bagi diri kita semua.

Senin, 12 Agustus 2013

Fish

Fish

Puisiku




Rinduku

Lama sudah ku tak melihat senyum indahmu
Entah apa kini ku merindukanmu
Rindu candamu
Rindu perhatianmu
Oh jikalau kau kini disisiku
Betapa senangnya hatiku
Namun waktu tak inginkan kita bertemu
Jika tidurku bisa bertemu denganmu
Ku tak ingin terjaga tanpamu
Kala ku merindukanmu
Ku lihat bintang yang indah itu
Dan ku bisikkan salam rinduku kepadamu
Andai kau juga lihat bintang itu
Pasti bintang itu mengedipkan cahayanya untuk kamu

Ragam Terapi Untuk Bayi Kuning



RAGAM TERAPI
Jika setelah tiga-empat hari kelebihan bilirubin masih terjadi, maka bayi harus segera mendapatkan terapi. Bentuk terapi ini macam-macam, disesuaikan dengan kadar kelebihan yang ada. Berikut penjelasan dari Dewi yang berpraktek di RSIA Hermina Daan Mogot, Jakarta. 

1. Terapi Sinar (fototerapi)
Terapi sinar dilakukan selama 24 jam atau setidaknya sampai kadar bilirubin dalam darah kembali ke ambang batas normal. Dengan fototerapi, bilirubin dalam tubuh bayi dapat dipecahkan dan menjadi mudah larut dalam air tanpa harus diubah dulu oleh organ hati. Terapi sinar juga berupaya menjaga kadar bilirubin agar tak terus meningkat sehingga menimbulkan risiko yang lebih fatal.
Sinar yang digunakan pada fototerapi berasal dari sejenis lampu neon dengan panjang gelombang tertentu. Lampu yang digunakan sekitar 12 buah dan disusun secara paralel. Di bagian bawah lampu ada sebuah kaca yang disebut flexy glass yang berfungsi meningkatkan energi sinar sehingga intensitasnya lebih efektif.
Sinar yang muncul dari lampu tersebut kemudian diarahkan pada tubuh bayi. Seluruh pakaiannya dilepas, kecuali mata dan alat kelamin harus ditutup dengan menggunakan kain kasa. Tujuannya untuk mencegah efek cahaya berlebihan dari lampu-lampu tersebut. Seperti diketahui, pertumbuhan mata bayi belum sempurna sehingga dikhawatirkan akan merusak bagian retinanya. Begitu pula alat kelaminnya, agar kelak tak terjadi risiko terhadap organ reproduksi itu, seperti kemandulan.
Pada saat dilakukan fototerapi, posisi tubuh bayi akan diubah-ubah; telentang lalu telungkup agar penyinaran berlangsung merata. Dokter akan terus mengontrol apakah kadar bilirubinnya sudah kembali normal atau belum. Jika sudah turun dan berada di bawah ambang batas bahaya, maka terapi bisa dihentikan. Rata-rata dalam jangka waktu dua hari si bayi sudah boleh dibawa pulang.
Meski relatif efektif, tetaplah waspada terhadap dampak fototerapi. Ada kecenderungan bayi yang menjalani proses terapi sinar mengalami dehidrasi karena malas minum. Sementara, proses pemecahan bilirubin justru akan meningkatkan pengeluarkan cairan empedu ke organ usus. Alhasil, gerakan peristaltik usus meningkat dan menyebabkan diare. Memang tak semua bayi akan mengalaminya, hanya pada kasus tertentu saja. Yang pasti, untuk menghindari terjadinya dehidrasi dan diare, orang tua mesti tetap memberikan ASI pada si kecil. 

2. Terapi Transfusi
Jika setelah menjalani fototerapi tak ada perbaikan dan kadar bilirubin terus meningkat hingga mencapai 20 mg/dl atau lebih, maka perlu dilakukan terapi transfusi darah. Dikhawatirkan kelebihan bilirubin dapat menimbulkan kerusakan sel saraf otak (kern ikterus). Efek inilah yang harus diwaspadai karena anak bisa mengalami beberapa gangguan perkembangan. Misalnya keterbelakangan mental, cerebral palsy , gangguan motorik dan bicara, serta gangguan penglihatan dan pendengaran. Untuk itu, darah bayi yang sudah teracuni akan dibuang dan ditukar dengan darah lain.
Proses tukar darah akan dilakukan bertahap. Bila dengan sekali tukar darah, kadar bilirubin sudah menunjukkan angka yang menggembirakan, maka terapi transfusi bisa berhenti. Tapi bila masih tinggi maka perlu dilakukan proses tranfusi kembali. Efek samping yang bisa muncul adalah masuknya kuman penyakit yang bersumber dari darah yang dimasukkan ke dalam tubuh bayi. Meski begitu, terapi ini terbilang efektif untuk menurunkan kadar bilirubin yang tinggi. 

3. Terapi Obat-obatan
Terapi lainnya adalah dengan obat-obatan. Misalnya, obat phenobarbital atau luminal untuk meningkatkan pengikatan bilirubin di sel-sel hati sehingga bilirubin yang sifatnya indirect berubah menjadi direct. Ada juga obat-obatan yang mengandung plasma atau albumin yang berguna untuk mengurangi timbunan bilirubin dan mengangkut bilirubin bebas ke organ hati.
Biasanya terapi ini dilakukan bersamaan dengan terapi lain, seperti fototerapi. Jika sudah tampak perbaikan maka terapi obat-obatan ini dikurangi bahkan dihentikan. Efek sampingnya adalah mengantuk. Akibatnya, bayi jadi banyak tidur dan kurang minum ASI sehingga dikhawatirkan terjadi kekurangan kadar gula dalam darah yang justru memicu peningkatan bilirubin. Oleh karena itu, terapi obat-obatan bukan menjadi pilihan utama untuk menangani hiperbilirubin karena biasanya dengan fototerapi si kecil sudah bisa ditangani. 

4. Menyusui Bayi dengan ASI
Bilirubin juga dapat pecah jika bayi banyak mengeluarkan feses dan urin. Untuk itu bayi harus mendapatkan cukup ASI. Seperti diketahui, ASI memiliki zat-zat terbaik bagi bayi yang dapat memperlancar buang air besar dan kecilnya. Akan tetapi, pemberian ASI juga harus di bawah pengawasan dokter karena pada beberapa kasus, ASI justru meningkatkan kadar bilirubin bayi (breast milk jaundice) . Di dalam ASI memang ada komponen yang dapat mempengaruhi kadar bilirubinnya. Sayang, apakah komponen tersebut belum diketahui hingga saat ini.
Yang pasti, kejadian ini biasanya muncul di minggu pertama dan kedua setelah bayi lahir dan akan berakhir pada minggu ke-3. Biasanya untuk sementara ibu tak boleh menyusui bayinya. Setelah kadar bilirubin bayi normal, baru boleh disusui lagi. 

5. Terapi Sinar Matahari
Terapi dengan sinar matahari hanya merupakan terapi tambahan. Biasanya dianjurkan setelah bayi selesai dirawat di rumah sakit. Caranya, bayi dijemur selama setengah jam dengan posisi yang berbeda-beda. Seperempat jam dalam keadaan telentang, misalnya, seperempat jam kemudian telungkup. Lakukan antara jam 7.00 sampai 9.00. Inilah waktu dimana sinar surya efektif mengurangi kadar bilirubin. Di bawah jam tujuh, sinar ultraviolet belum cukup efektif, sedangkan di atas jam sembilan kekuatannya sudah terlalu tinggi sehingga akan merusak kulit.
Hindari posisi yang membuat bayi melihat langsung ke matahari karena dapat merusak matanya. Perhatikan pula situasi di sekeliling, keadaan udara harus bersih. 

DUA JENIS KUNING
Hiperbilirubin, tutur Dewi , dibagi menjadi dua, yakni ikterus neonatus fisiologis dan ikterus neonatus patologis.
1. Ikterus neonatus fisiologis (hiperbilirubin karena faktor fisiologis) merupakan gejala normal dan sering dialami bayi baru lahir. Terjadi pada 2-4 hari setelah bayi lahir, dan akan "sembuh" pada hari ke-7. Penyebabnya organ hati yang belum "matang" dalam memproses bilirubin. Jadi, hiperbilirubin karena faktor fisiologis hanyalah gejala biasa. Meski begitu, orang tua harus tetap waspada. Bisa saja di balik itu terdapat suatu penyakit.
2. Ikterus neonatus patologis ; hiperbilirubin yang dikarenakan faktor penyakit atau infeksi. Misalnya akibat virus hepatitis, toksoplasma, sifilis, malaria, penyakit/kelainan di saluran empedu atau ketidakcocokan golongan darah (rhesus).
Hiperbilirubin yang disebabkan patologis biasanya disertai suhu badan yang tinggi (demam) atau berat badan tak bertambah. Biasanya bayi kuning patologis ditandai dengan tingginya kadar bilirubin walau bayi sudah berusia 14 hari. 
 
sumber http://bidanpurnama.wordpress.com

Selasa, 06 Agustus 2013

Hai sobatku ....
ini postingku pertama kalinya ...
kini aku akan membahas manfaat buah pisang. Terlebih pisang itu buah favoritku hehe

  ada 5 manfaat buah pisang broo ...
sebelumnya tau buah pisang kan? hehe
bagus dehh kalo dah ngerti .

Ini dia 5 manfaat mengonsumsi buah pisang .
Pertama, meningkatkan daya otak.
Dengan membiasakan diri sarapan dengan pisang, kita dapat berpikir lebih baik.

Kedua, mengurangi stres.
Pisang mengandung potasium yang merupakan mineral penting untuk membantu menormalkan detak jantung. Zat-zat yang terkandung dalam pisang akan mengirimkan oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan kelembaban dalam tubuh. 
Potasium dalam tubuh akan berkurang drastis ketika seseorang mengalami stres dan menyebabkan metabolisme tubuh meningkat secara dramatis. Dengan memakan pisang, kadar potasium dalam tubuh akan seimbang.

Ketiga, mengobati maag.
Sebagai buah yang dapat dikonsumsi langsung, pisang tak menimbulkan iritasi atau kerusakan usus bagi penderita maag
Buah ini sering digunakan untuk melawan penyakit usus, karena teksturnya yang lembut. Pisang mampu menetralkan asam lambung. Bagi seseorang yang memiliki penyakit usus atau kolik akibat asam lambung, maka dapat mengonsumsi pisang ditambah segelas susu.

Keempat, sumber energi.
Pisang dapat dicerna dengan mudah, sehingga gula yang terkandung di dalamnya akan diubah menjadi sumber energi yang baik untuk pembentukan tubuh dan otot. Pisang juga bagus menghilangkan rasa lelah.

Kelima, gizi untuk ibu hamil.
Wanita yang sedang hamil dianjurkan untuk mengonsumsi pisang sebab mengandung asam folat tinggi yang penting bagi kesempurnaan janin. Pisang akan membantu pembentukan sel-sel baru dan mencegah terjadinya cacat saat sang bayi lahir. Dahsyat kan?

sumber
http://www.republika.co.id